Dia

13 Agustus 2017
02.43 pagi

Saya masih terjaga, masih merasa gelisah dengan apa yang terjadi pada hidup saya. Walau sekuat apapun saya menahan pikiran ini untuk berhenti memikirkan hal itu, tapi ingatan saya tentang perkataan seseorang itu masih membenak.

Dia mungkin saja sudah tertidur lelap, menikmati kesempatan mencoba mendapatkan mimpi indah walau nanti pagi terbangun dengan kenyataan yang pahit.

Bayangkan, orang seperti dirinya bangun dan menyibakkan selimut yang menjaganya tetap hangat sepanjang malam. Duduk di pinggiran kasur lalu terdiam meresap semua kenyataan tentang dirinya yang masih berada di lingkaran hitam tentang kenyataan hidup yang berbeda dengan milik orang lain.

Alih-alih mengikhlaskan diri untuk bersujud dan meruntuhkan semua pertahanan dirinya, ia malah mengambil sebuah topeng berdebu di atas meja. Menutupi dirinya yang sebenarnya.

Saya terjaga...

Bukan karena jatuh cinta hingga semalaman berputar di kasur sendiri memikirkan apa yang sedang orang itu lakukan.

Saya terjaga...

Karena dia, masih melakukan hal yang sama setiap hari. Menutupi dirinya yang rapuh pada dunia.

Komentar